Blog

B A U M U L U T

Hai teman-teman, kata MbahNyol, nggak laki-laki ataupun perempuan kalau orangnya pendek, PASTI
BAU MULUTNYA nggak ketulungan, kayak BAU WC !!!, Lha kok bisa ? Mungkin lupa sikat gigi, mungkin baru sakit gigi, mungkin baru sakit SARIAWAN, SARISORE, SARIBENGI.
Orangnya sehat nggak sakit apa-apa bener, tapi waahh…. BAU MULUTNYA amit-amit. Lha iya terus kena apa bisa BAU ?
Hahahahahahahaha KARENA MULUT DAN DUBUR DEKAT SEKALI, hahahahahahahahaha

.
.
[mbahnyol.com]

K E T I N G G A L A N

Konyol pikirannya baru suntuk ( SUNTUK > itu apa ? ) SUNTUK adalah Kepingin DISUN BATHUK
Pada hari ini tanggal 15 Oktober 2010, Konyol izin cuti, untuk menghilangkan stress.
Konyol jalan-jalan ke Mall yang ada diseluruh Semarang, tujuannya menghilangkan stress, dan kekalutan yang ada dalam pikirannya, juga kepingin belikan pacarnya beberapa pakaian, agar nantinya dapat SUN dari pacarnya.
Dasar Konyol tidak punya uang, tapi kemlinthi hehehehehe.
Di Mall hanya mondar-mandir nglihat-nglihat tanpa membeli apapun, hanya membeli air mineral untuk melicinkan tenggorokannya agar masih bisa dialog dengan pramuniaganya yang cantik-cantik, meskipun cantik kayaknya juga, nggak punya duwit, hahahahahahaaa karena gajinya mung sak ithik ( gajinya cuman sedikit )
Setelah bosan pulanglah Konyol ke rumah pacarnya
Pacar    : Dari mana Mas Konyol yang paling jelek sedunia ? Wajahnya kok cerah ?
Konyol : Aku dari Mall, kamu aku belikan pakaian, dari celana dalam, bh, celana Jeans, juga kaos
Pacar    : Waduh terimakasih banget Mas Konyol, kamu memang pacarku yang paling ganteng sedunia, baik hati, perhatian, dan aku sangat mencintaimu, terus dikecuplah Pipi kanan-kiri dan Bathuknya Konyol, muach….muacch,,,,muaacchhh,,,,,,,,terus barangnya mana ?
Konyol  : KETINGGALAN……………..
Pacar     :…………?????*****

.
.
[mbahnyol.com]

P U S A R A

Konyol menangis di depan pusara yang masih baru, bunganya masih belum layu, tanda yang ada dalam Pusara tersebut baru, disitu tertempel nama seorang perempuan bernama DEWIYATI, telah meninggal dunia  tgl 10 -10- ’10.
DEWIYANTI adalah seorang perempuan yang biasa saja, baik pembawaan maupun penampilannya, senyumannya renyah, bicaranya kalem, tutur katanya berurutan, baik, sopan santun dan lugu
Konyol teringat kenangan 10 tahun yang lalu, saat Dewi masih berumur belasan tahun, yach…. dia masih anak-anak, masih minta gendong, masih aleman, masih minta dibelikan arum manis, bahkan masih merengek-rengek minta dibelikan balon dan warna kesukaannya merah muda, dan Konyolpun masih terngiang-ngiang saat Dewi menyanyikan lagu BALONKU :
              
                       Balonku ada lima, rupa-rupa warnanya
                       Hijau, kuning kelabu, merah muda dan biru
                       Meletus balon Hijau DOOOOOOOOOOrrrr
                       Hatiku sangat kacau……………………………….
                       Balonku tinggal empat, kupegang erat-erat

Setelah menginjak usia 17 tahun, diadakan pesta kecil-kecilan, bahkan sangat kecil sekali, karena yang diundang hanya aku seorang.
Kupeluk mesra, Dewi nurut, kuajak dance dengan lagu  KASIH SAYANG yang kukarang sendiri, ku gitari sendiri, aku rekam di CD, juga ngikut, syair lagunya begini :

           AWAL KITA BERJUMPA
           TIDAK BERTEGUR SAPA
           HANYA HATI KITA
           YANG SALING BICARA

            SEMUA TAK SENGAJA
            SUDAH DITAKDIRKANNYA
            MENJADI SUAMI ISTRI
            SEHIDUP SEMATI

  Reef: KAMI SALING MENGASIHI, MENYAYANGI
            DIDALAM KEHIDUPAN INI
            SEMOGA, KITA TAK BERPISAH
            UNTUK SLAMANYA, UNTUK SLAMANYA
            SAMPAI AKHIR MASA……..

Setelah lagunya selesai, kupererat pelukanku dan kukecup pelan bibirnya, dan Dewi hanya  mendesah kaget, yang keluar dari mulutnya hanya kata….sayang…..,sambil mengucapkan, Nyol….aku cinta padamu, ini adalah cinta pertamaku Nyol…..Konyol, Aku juga mencintaimu Dewi ku

Setelah malam itu, kubina cintaku dengan Dewi, hampir tiap malam aku bermain kerumahnya.
Setiap kerumahnya, aku dan Dewi selalu bercumbu rayu, karena orang tuanya dan kakaknya sibuk dengan kerjaannya masing-masing.
Pernah suatu hari aku kerumahnya Dewi, tapi sial, keluarganya Dewi pada ngumpul semua, padahal mulai dari pagi aku sudah kangen sekali, karena waktu itu liburan sekolah, jadi dari pagi aku belum sempat ketemu. Setelah menunggu beberapa lama kelihatannya keluargan Dewi masih asyik bercerita, maka aku permisi mau ke kamar mandi.
Begitu sampai di kamar mandi, aku memanggil Dewi
Konyol : Wi… Dewi, Gayungnya kok nggak ada ya ? ( sebenarnya Gayungnya itu ada, memang aku sengaja masukkan kedalam air biar nggak kelihatan )
Dewi    : Perasaan ada kok Nyol……sambil menuju kamar mandi
Konyol : Betul kok Wi nggak ada, coba masuk saja,
Akhirnya Dewi masuk ke kamar mandi, dan Konyolpun langsung menyergap, dan Konyol bilang aku sangat kangen sekali Wi, dan Dewipun juga membalas dengan pelukan, aku juga sangat kangen sekali Nyol, meskipun hanya kurang lebih 5 menit, tapi cukup untuk melepaskan kerinduan mereka berdua.
Dewi    : Sambil bisikin Konyol, dan mencubit mesra, kamu memang Konyol, Gayung ada didepan mata, kamu ngomong nggak ada gayungnya, kamu memang KONYOL, tapi aku sayang banget sama kamu Nyol hehehehehe, kapan-kapan diulang lagi ya ?
Konyol : Hehehehehe ternyata kamu juga kangen ya ?
ORTU  : Ada apa ?
Dewi    : Ada Babi hehehehe….salah, itu lho Mah…Gayungnya tadi jatuh Konyol tidak tahu
Ortu      : Oh…gitu, sudah ketemu ?
Dewi   : Sudah Mah.

Setelah sudah memeluk Dewi untuk melepas kangenya, dan tidak ada yang perlu dibicarakan lagi Konyol pamit dengan kedua orang tuanya Dewi dan juga kakaknya Dewi.
Pak, Bu Broto, dan Mas Widi, saya mohon pamit dulu, ada keperluan dirumah.
Apa nggak sekalian ikut makan malam Nyol, sudah Bu, makasih.
Dan Dewipun ngantar Konyol sampai di teras rumahnya, sambil daa…daaa…daaaaa, sampai Konyol menghilang, tidak kelihatan punggungnya.

Detik demi detik terus bergulir, Konyol dan Dewi tidak dapat terpisahkan sampai kapanpun, maka Konyol dengan memberanikan diri, mohon izin kepada kedua orang tua Dewi untuk meminang Dewi untuk diajak berumah tangga.
Memang Konyol sudah tidak punya orang tua sejak umur 10 tahun, dan Konyol selama ini yang membesarkan kakaknya, begitu sudah kerja disuatu instansi, maka Konyol memutuskan untuk menikah dengan pujaan hatinya yaitu Dewi.
Kedua belah pihak sama-sama merestui perkawinan mereka, akhirnya Konyol dan Dewi menikah dengan sederhana, hanya mengundang kerabat dekat dan para tetangga.
Setelah sekian tahun berumah tangga, Konyol di promosikan dan di pindah di luar negeri.

Sekitar dua tahun Konyol tidak pernah pulang, karena diluar negeri baru terjadi perang, dan Konyol tak bisa menghindar, akhirnya Konyolpun ikut perang siang dan malam, sampai-sampai tidak bisa kontak dengan istri tersayang, begitu ada kesempatan bisa pulang, sampai di depan kampung halamannya Konyol sudah disambut dengan tangisan, dan dikasih tahu bahwa Dewi baru beberapa saat telah meninggalkan kita semua, dan Konyol pun buru-buru langsung pergi ke PUSARA.

Di Pusara Konyol meratapi, menangis dan mengundang nama istrinya Dewi…Dewi….Air matanya sudah tidak dapat di bendung lagi, tangannya memukul-mukul gundukan tanah yang masih baru.
Pikirannya menerawang ke masa silam, mengenang saat-saat terindah dengan Dewi.
Tidak terasa sudah larut malam, kira-kira sudah jam 7 malam, angin semilir sepoi-poi, bikin pikiran adem-tentrem, juga langsung membuyarkan lamunan.
Aduh,,,,Perutku terasa lapar banget, memang seharian aku belum sempat makan dan minum, sudahlah ngapain aku pikirin, memang dari tanah akan kembali kepada tanah.
Baru mau berdiri, terdengarlah suara yang sudah tidak asing lagi :

Hai Nyol, ngapain disitu, aku dari tadi menunggumu dirumah bersama anakmu, kok nggak pulang-pulang, sudah aku siapkan masakan kesukaanmu, Sayur lodeh, tahu tempe dan teri nasi digoreng sama telur, juga sudah kubuatkan sambalnya, yuk kita pulang yuk.
Konyol : Lah terus yang ada dalam PUSARA ini siapa ?
Dewi    : Itu kan ditulis DEWIYATI, sedangkan aku kan DEWIYANTI, dengan Istrimu sendiri masak lupa ? makanya jadi orang jangan KONYOL, dibaca dengan cermat dulu, baru reaksi.
Konyol : Terimakasih Tuhan, Istriku ternyata masih hidup, dan aku sungguh bahagia sekali, aku berjanji tak kan meninggalkan Istri dan anakku  lagi.

Mereka pulang dengan suka cita dan berangkulan bagaikan HANTU penganten baru yang keluar dari kubur, dan hati mereka juga berbunga-bunga, kayak bunga yang belum layu tertebar dalam gundukan tanah yang baru, semoga CINTA mereka berdua dapat melewati saat-saat ujian yang datang dari Tuhan,baik berlebihan harta, maupun kekurangan materi, mereka dapat menerimanya dengan syukur dan kepasrahan diri yang hakiki, juga karsa dan karyanya akan berguna bagi orang yang membutuhkannya, hahahaahaha SELAMAT MENEMPUH HIDUP BARU NYOL-WI (Konyol-Dewi)

.
.
[mbahnyol.com]

MAKAN MALAM

Pada tanggal 25 Septemeber 2010, Konyol diajak makan malam di Hotel
Gumaya Semarang, oleh sahabatnya.
Sahabat : Telpon Konyol, Hallo….Nyol, Nanti jam 6 sore aku jemput ya ?
Konyol : Oke Bat, makan dimana dan acaranya apa ?
Sahabat : Pamanku yang dari Surabaya datang, nanti jam 7 menjamu makan
malam Bapak Kapolda
Konyol : Haah…..oke…oke, aku siap
Sahabat : Nyol pakai pakaian Batik ya, resmi, jangan lupa pakai sepatu
komplit, kaos kakian juga.
Konyol : Beres, aku tunggu dirumah ya ?
Sahabat : Memangnya kalau nggak dirumah, apa mau kamu tunggu di
kuburan hahahaha, telpon dimatikan.

Karena waktu itu sudah jam 17.30 Konyol cepat-cepat mandi, tidak lupa
menggosok gigi, berpakaian batik, sepatunan…. Wah…ternyata aku
keren ya ? Hehehehe
Jam 18.00 tepat, sahabatnya datang menjemput,
Sahabat : Hai ….Nyol ternyata kamu keren dan masih kelihatan gagah
dan ganteng.
Konyol : Kamu juga…hehehehe
Sahabat : Lha iya lah, aku memang masih muda dan ganteng turunan
bangsawan hahahaha nggak kayak kamu, turunannya Bang Samiun hahahaha
Sambil Guyonan sampailah di Hotel, dan Pamannya Sahabat sudah menunggu
di Lobby Hotel.
Sambil basa-basi duduk di lobby, nggak seberapa lama datang rombongan
Bapak Kapolda, terus salam-salaman, naik kelantai empat, diruang VIP
sudah tersedia meja bundar, semuanya berjumlah 10 orang, Pamannya
Sahabat dengan pegawainya, Konyol dengan Sahabatnya, Bapak Kapolda,
Bapak Kapoltabes, Bapak Dir. Samapta, Bapak Dir. Satlantas, Bapak Dir.
intel dan Bapak Wadir. Reskrim,

Makanan pertama keluar, namanya hisit, mangkoknya sedang, dalamnya ada
sirip-siripnya, tapi wah….rasanya ….enak dan segar, kalau habis
makan hisit ini, lidahnya bisa megal-megol ( menari-nari )
Setelah hisit, bebek, burung dara, bakmi goreng dan masih beberapa
makanan lagi, ditutup dengan desert, buah nanas, melon, pepaya dan
semangka.

Sambil makan, Bapak Kapolda cerita-cerita pada saat beliau tugas, atau
pengalamna beliau yang lucu-lucu dan KONYOL.
Direktur-direkturnya juga ikut membumbui cerita dari Bapak Kapolda,
makan sambil cerita dan guyonan, sama ngemil-ngemil, akhirnya makanan
yang ada dimeja habis
Tidak terasa sudah tiga jam, Bapak Kapolda menyudahi pembicaraan dan
mengucapkan terima kasih kepada pamannya sahabat dan berpesan,
kebersamaan ini jangan sesaat ini saja, sebaiknya bisa berlanjut,
sampai keanak cucu ya pak hehehehe, semuanya manggut-manggut tanda
setuju. Akhirnya bersama-sama turun, sambil mengikuti Bapak
Kapolda sampai di mobil, setelah mobil Bapak Kapolda menghilang
bubarlah semuanya, yang tersisa sekali lagi salam-salaman dan akhirnya
pulang kerumah masing-masing.

Mestinya banyak cerita-cerita KONYOL yang diceritakan oleh Bapak
Kapolda dan Bapak-bapak Direkturnya, tidak saya masukkan kedalam
cerita ini, ( kwatir salah tulis, harap maklum ). Disini hanya yang
perlu digaris bawahi adalah, Bapak Kapolda tidak membedakan orang kaya
maupun orang miskin, sampai dengan orang KONYOL pun, Bapak Kapolda mau
makan satu meja, hebat kan ? Apanya yang hebat Mbah ? Konyol bisa
makan Jendral-jendral huahahahaha huahahaha huahahahaha, maksudnya
bisa makan malam semeja dengan Bapak Jendral hehehehehehe, Konyol
memang hebat.

.
.
[mbahnyol.com]

Di KEJAR-KEJAR

Tidak ada di dunia ini orang yang mau ngutang, baik utang budi maupun
utang uang bahkan utang belanjaan.
Kepinginnya mulus tidak punya utang, tapi karena kebutuhan hidup,
akhirnya ngutang sana, ngutang sini.
Demikian juga dengan Konyol, kebulet utang dengan Kartu Kredit dari 7
Bank, pikirannya mumet, nggak bisa bayar, tiap detik, dapat telpon,
pak Konyol Kartu kreditnya sudah jatuh tempo harap hari ini dibayar
minimalnya saja, Bank lainnya juga telpon kalau hari ini pak Konyol
nggak bayar, nama Bapak akan di black lis Bank Indonesia, ada lagi
yang nelpon, baru digesek kemarin, hari ini sudah dimacetkan.
Setiap dua hari sekali ada Deb Colector yang datang.
Deb C : Betul ini pak Konyol ya ?
Konyol : Kalau betul mau apa ?
Deb C : Ada tagihan 10 juta pak
Konyol : Silahkan hubungi pengacara saya
Deb C : Memangnya sudah diserahkan ke Pengacara, bayar berapa pak ?
Dengan pengacaranya 10 % apa 20 %
Konyol : Kalau pengacaranya bayar, mending aku buat ngangsur utang kan ?
Deb C : Jadi gratis pak, wah…. Aku nggak dapat bagian, biasanya
pengacara kalau dapat hasil dari Klien Kartu Kredit kan aku dapat
bagian.

Demikian tiap hari, ada saja Deb colector yang datang, Konyol selalu
menjawab dengan satu kata, sudah ditangani Pengacara, silahkan hubungi
pengacaraku saja.

Tapi ada saja Deb colector yang berlagak jagoan, nakut-nakuti, tapi
sedikitpun Konyol tidak takut
Deb C : Pak Konyol tolong utangnya dibayar, sudah sekian bulan lho
Konyol : Kalau tidak aku bayar mau apa, saya kan nggak pernah utang
sama kamu, kenal sama kamu saja tidak, tahu-tahu nagih utang, enak
saja
Deb C : Aku kan mewakili Bank
Konyol : Mewakili yang bagaimana ?
Deb C : Sekarang pak Konyol mau titip uang berapa ?
Konyol : Aku bukan orang buta huruf, aku bisa bayar sendiri ke Bank
dan aku tidak akan titip sepeserpun sama kamu , kalau Banknya butuh
aku Banknya suruh sini saja
Deb C : Baik pak, terima kasih. Dasar orang KONYOL, masak Bank
disuruh datang, memangnya Bank punya kaki ?

Demikianlah sekilas penggunaan Kartu Kredit yang kebablasen nggak bisa
bayar, saran dari MbahNyol langkah yang :
1. Serahkan ke Pengacara, yang Gratis
2. Tabah saja jika mendapat telpon
3. Jangan takut dengan Deb Colector
4. Bilang saja, bahwa anda saat ini belum bisa bayar, mungkin setahun
atau dua tahun lagi, pasti akan bayar, yang jelas dan perlu ditegaskan
lagi, bahwa anda tidak akan ngemplang, dan bilang URUS ITU
KORUPTOR-KORUPTOR NEGARA, YANG SUDAH KORUPSI RATUSAN MILYARD BAHKAN
TRILUNAN, JANGANLAH MENGEJAR-NGEJAR KAMI YANG KECIL INI.

.
.
[mbahnyol.com]
Scroll to Top